Neglasari, 24 Juli 2025 – Pemerintah Desa Neglasari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, kembali menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin bulanan pada hari Kamis, 24 Juli 2025 bertempat di Aula Balai Desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan mental spiritual masyarakat yang secara konsisten dilaksanakan setiap bulan.
Pengajian kali ini menghadirkan Ustadz Ade Sutisna sebagai penceramah, dengan tema tausiyah “Bertakwa kepada Allah”. Dalam pemaparannya, beliau mengingatkan pentingnya membangun kesadaran diri dalam menjalani hidup sebagai hamba Allah, dengan dasar iman, amal saleh, dan akhlak yang terpuji.
Tausiyah disampaikan dengan mengacu pada ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung pesan mendalam tentang tanggung jawab manusia atas amal perbuatannya:
"Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya). Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya).”
Tafsir:
Ayat ini mengandung penegasan bahwa setiap amal perbuatan manusia, sekecil apapun – bahkan seberat zarrah (partikel paling kecil) – tidak akan luput dari perhatian dan pembalasan Allah SWT. Ini menjadi peringatan sekaligus motivasi agar setiap individu menjaga integritas, kejujuran, serta senantiasa memperbanyak amal kebajikan meskipun tampak sederhana atau kecil di mata manusia.
"Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).”
Tafsir:
Ayat ini menegaskan bahwa amal perbuatan manusia tidak hanya dicatat selama ia hidup, tetapi juga setelah kematiannya. Segala pengaruh dari perbuatan baik atau buruknya yang terus berjalan – seperti ilmu yang bermanfaat, amal jariyah, atau dampak buruk dari kebiasaan buruk – akan tetap dihitung dan dicatat. Ini menunjukkan pentingnya meninggalkan warisan amal yang membawa manfaat jangka panjang.
“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh serta saling menasihati dalam kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran.”
Tafsir:
Surat Al-‘Asr menggambarkan kerugian besar yang akan dialami oleh manusia jika tidak menggunakan waktu dengan baik. Kecuali mereka yang memenuhi empat syarat keselamatan, yakni: (1) Beriman; (2) Beramal saleh; (3) Menasihati dalam kebenaran (habluminallah); dan (4) Menasihati dalam kesabaran (habluminannas). Surat ini menjadi dasar penting dalam membangun tatanan kehidupan bermasyarakat yang seimbang antara hubungan dengan Allah dan hubungan sosial.
Kegiatan pengajian berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para jamaah. Pemerintah Desa Neglasari menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai wadah pembinaan spiritual masyarakat, serta penguatan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar masyarakat semakin bertakwa, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap aspek kehidupan.